Senin, 10 Juni 2013

Fungsi IF ( IF Tunggal, IF Bertingkat, IF AND dan IF OR)

Fungsi IF Tunggal

Dalam Excel perintah logika dikenal dengan fungsi logika IF, yaitu suatu fungsi yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah yang dihadapkan dengan suatu kondisi tertentu.Kondisi tersebut membentuk suatu pernyataan yang baku dan menuntut jawaban "Benar" dan "Salah".

Rumusnya,





Perlu diingat tentang operasi logika / operator pembanding, digunakan sebagai syarat dari kondisi.



Untuk setiap nilai benar dan salah yang diberikan, jika bertype Karakter, makaharus dipetikdua ( "  " ) sedangkan yang bertypeNumerik / Angka maka diketikkan biasa saja. Fungsi logika IF yang hanya memiliki satu kondisi / syarat, sehingga dipastikan memiliki dua hasil yang akan ditampilkan yaitu hasil yang sesuai syarat (kondisi) atau hasil yang tidak sesuai syarat (kondisi) akibat dari satu kondisi / syarat tersebut, sehingga hanya membutuhkan satu IF (Tunggal)

Rumus seperti di atas ....

Contoh :

Dalam pelajaran TIK, Jika Nilai TIK kalian kurang dari 75 maka harus remidi dan jika mendapatkan nilai 75, 76 ke atas berarti kalian lulus.




Berarti, jika isi sel B3 (nilai) < 75 (kondisi) maka Remidi (Hasil sesuai kondisi) dan jika isi sel B3 (nilai) >= 75 (selain< 75) maka Lulus (Hasil tidak sesuai kondisi).


Jawab :





Fungsi IF Bertingkat

Fungsi IF sendiri pada Excel merupakan fungsi dasar yang sering digunakan untuk mengolah suatu nilai data tertentu demi mendapatkan kriteria yang sesuai dengan nilai range atau nilai batas pemilihannya.

Fungsi ini sering disebut juga sebagai fungsi untuk pengambilan keputusan, dimana kita menetapkan rule / aturan dalam menentukan nilai yang berbeda, sehingga nilai tersebut akan dikelompokkan sesuai dengan batasan yang telah ditentukan.

Syntax dasar dari fungsi IF adalah sebagai berikut
=IF(logical_test_value; value_if_true; value_if_false) 
  1. Logical_test bisa berupa nilai atau ekspresi yang dapat dievaluasi ke nilai TRUE (benar) atauFALSE (salah)
  2. Value_if_true adalah nilai yang dikembalikan/dihasilkan jika logical_test bernilai benar
  3. Value_if_false adalah nilai yang dikembalikan/dihasilkan jika logical_test bernilai salah
Sedangkan Syntax dari Fungsi IF bertingkat adalah sebagai berikut :
=IF(logical_test_value; value_if_true_1;IF(logical_test_value; value_if_true_2;IF(logical_test_value; value_if_true_n;value_if_false)

Untuk lebih jelasnya sekarang buat tabel seperti yang tedapat pada gambar di bawah ini :



setelah Anda selesai membuat tabel Nilai seperti gambar diatas, pada cell F3 buatformulanilai rata-rata dengan rumus =SUM(C3:E3)/3, kemudian copy paste pada baris selanjutnya. Perhatikan untuk kolom Nilai Angka, buat formula fungsi IF pada cell G3 tersebut seperti ini :

=IF(F3>=85;"A";IF(F3>=70;"B";IF(F3>=55;"C";"D")))

Dari formula IF bertingkat tersebut, ditentukan bahwa apabila nilai rata-rata yang terdapat pada Cell F3 bernilai lebih dari 85 maka Nilai Angka(Huruf) pada cell G3 akan bernilai "A", jika nilai>= 70 maka nilai angka "B", sedangkan nilai "C" jika nilai rata-rata >= 55 dan "D" apabila nilai rata-rata kurang dari 55.

Selanjutnya adalah copy paste pada baris berikutnya pada kolom angka tersebut sehingga akan didapatkan hasil seperti yang tedapat pada gambar berikut ini :





Fungsi IF AND

Rumus AND Excel digunakan untukdua logika (kriteria) atau lebih yang semuanya harus memenuhi syarat maka menghasilkan nilai TRUE.Jika salah satu logika tidak terpenuhi sesuai dengan syarat yang ditetapkan, maka akan menghasilkan nilai FALSE.
Penulisan atau bentuk dasar rumus AND
=AND(logika_1,logika_2)
Tanpa basa-basi langsung dipraktikkan.Saya mengambil contoh yang sudah dipakai rumus OR. Cuma diganti rumusnya menjadi AND.
=AND(A1=5,B1>7)
Rumus ini menghasilkan nilai TRUE jika sel A1 berisi 5 dan B1 lebih besar dari 7.Ketika salahsatunya tidak memenuhi syarat tersebut maka akan menghasilkan FALSE.

Rumus IF AND Excel

Sekarang kita gabungkan penggunakan rumus AND dengan IF.
=IF(AND(A1=5,B1>7),A1+B1,”INTERNET”)
Jika
sel A1 = 5 dan selB1 > 7
maka diisi A1+B1
kalau tidak maka diisi kata “INTERNET”

Untuk penggunakan rumus bertingkat IF OR AND sekaligus tidak saya uraikan dalam artikel ini, karena sudah capek ngetiknya (:lol: padahal karena sulit dalam penjelasannya, jadi panjang). Sebagai contoh saja =IF(AND(OR(E2>10,K2>10)=5,SUM(E2,K2)=5),”tidak”) tentunya ini kalau dijelaskan jadi muter-muter. Penggunaannya bisa dilihat pada contoh yang bisa di download.



Fungsi OR

Mulai dari rumus OR Excel, digunakan untuk dua logika (kriteria) atau lebih yang salah satunya memenuhi syarat maka menghasilkan nilai TRUE. Tidak harus semua logika terpenuhi sesuai dengan syarat yang ditetapkan. Rumus OR Excel, dalam bahasa sehari-hari kita sudah tahu, artinya “ATAU”, sudah pada mengerti maksudnya. Memahami secara sederhana misalnya
komputer hidup atau standby, berarti saya di rumah
Kata “hidup” adalah logika 1.Kata “standby” adalah logika 2.Sedangkan “rumah” yaitu nilai “TRUE” dari kedua logika jika salah satunya memenuhi syarat. Jika tidak ada yang memenuhi syarat, kedua logika salah, misalnya komputer “mati“, maka nilai yang dihasilkan adalah “FALSE“.
Dari contoh 2 logika di atas, kondisi komputer yang hidup atau komputer standby. Jika salah satu logika ini terpenuhi, maka artinya saya di rumah. Tetapi sebaliknya, kalau tidak hidup atau tidak standby, berarti kondisi komputer mati, artinya saya tidak di rumah.

Penulisan atau bentuk dasar rumus OR
=OR(logika_1,logika_2)
=OR(“komputerhidup“,”komputermati“)
Sekarang langsung dipraktikkan di sheet Excel penggunaannya.Umpanya sel A1 berisi angka 5, dan B1 dengan angka 7. Isi sel C1 dengan rumus OR Excel
=OR(A1=5,B1>7)
Logika_1 sama dengan 5, logika_2 berisi lebih besar dari 7. Jika salah satu logika ini memenuhi syarat maka akan menghasilkan TRUE. Jika tidak ada yang sesuai kriteria (sama dengan 5 atau lebih besar 7) maka akan menghasilkan FALSE. Coba gantilah di sel A1 dan B1.


PenggunaanRumus IF OR Excel

Nah sekarang kita gabungkan penggunakan rumus OR dengan IF. Supaya cepat dalam memahami struktur setiap rumus Excel, memahami satu per satu rumus dasarnya merupakan hal penting. Karena saya sudah posting artikel tentang penggunaan rumus if, maka kali ini tidak dibahas. Langsung membuat rumus bertingkat dengan IF dan OR.
Dari contoh di atas (maksudnya yang terakhirya) sekarang kita tambah dengan rumus IF
=IF(OR(A1=5,B1>7),A1+B1,”INTERNET”)
Jika
sel A1 = 5 atau sel B1 > 7
maka diisi A1+B1
kalau tidak maka diisi kata “INTERNET”

Dengan memahami struktur di atas tentu akan memudahkan dalam memodifikasi formula Excel. Warna dibuat beda-beda bikin pusing gaya:)tujuannya agar lebih mudah membaca rumus logikanya.

Sumber: http://fahrurrozi.com/rumus-if-or-and-excel/

Pengertian gambar Bitmap dan Vektor

Pengertian gambar bitmap

Dalam grafik komputer, gambar bitmap adalah sebuah struktur data yang mewakili susunan piksel warna yang ditampilkan pada layar monitor, kertas atau media tampilan lainnya. Secara teknis gambar bitmap digambarkan dengan lebar dan tinggi dalam piksel dan dalam angka bit per piksel. Beberapa format gambar bitmap yang sering dijumpai: GIF, JPEG, BMP dan PNG.
Gambar bitmap sangat bergantung pada resolusi. Jika gambar diperbesar maka gambar akan tampak kurang halus sehingga mengurangi detailnya. Selain itu gambar bitmap akan mempunyai ukuran file yang lebih besar. Semakin besar resolusi gambar akan semakin besar pula ukuran filenya. Contoh software yang berbasis bitmap adalah Adobe Photoshop, Paint, CorelPhotoPaint, dan lain-lain.


Pengertian gambar vector

Gambar vektor adalah gambar yang dibuat dari unsur garis dan kurva yang disebut vektor. Kumpulan dari beberapa garis dan kurva ini akan membentuk suatu obyek atau gambar.
Gambar vektor merupakan gambar digital yang berbasiskan persamaan matematis. Gambar Vektor terdiri dari penggabungan koordinat-koordinat titik menjadi garis atau kurva untuk kemudian menjadi sebuah objek, sehingga gambar tidak menjadi pecah walaupun diperbesar atau diperkecil. Gambar vektor umumnya memiliki ukuran yang lebih kecil bila dibandingkan dengan gambar bitmap. Beberapa format gambar vektor di antaranya: SVG, EPS, dan CDR .,
Gambar vektor tidak tergantung pada resolusi. Kita dapat memperbesar atau memperkecil ukuran gambar tanpa kehilangan detail gambarnya. Disamping itu gambar vektor akan mempunyai ukuran file yang lebih kecil dan dapat diperbesar atau diperkecil bentuknya tanpa merubah ukuran filenya. Software yang digunakan untuk membuat gambar vektor antara lain CorelDRAW, Macromedia Freehand, Adobe Illustrator, dan lain-lain.
Berikut adalah kegunaan dari desain vector:
1. Desain vector banyak digunakan untuk membuat desain-desain yang membutuhkan soliditas bentuk, warna, dan fleksibilitas ukuran, seperti logo dan letterhead. Dengan menguasai desain vector, Anda akan lebih mampu dalam merancang, membuat atau meng-edit desain logo, letterhead dan sebagainya. Perancangan dan pembuatan logo adalah salah satu kerja kreatif yang pasti akan Anda temui saat berkecimpung dengan dunia desain grafis.
2. Desain vector memungkinkan Anda untuk lebih mengeksplorasi kemampuan dalam membuat bentuk, memilih warna, mengatur tata letak (layout), dan berbagai elemen-elemen dasar desain lainnya. Semakin sering Anda melatih membuat desain vector, semakin mahir pula Anda dalam membuat sebuah desain.
3. Desain vector memungkinkan Anda menampilkan identitas diri Anda secara personal dalam karya desain yang Anda kerjakan. Mengapa demikian? Hal ini karena sebuah desain vector merupakan sebuah objek ilustrasi, yang tak akan pernah ada dua ilustrasi yang bisa benar-benar sama. Sentuhan artistic desainer di belakangnya akan sangat kuat mewarnai tampilan objek vector bersangkutan. Sehingga, kita akan bisa mengidentifikasikan sebuah karya dengan sosok desainer tertentu. Disinilah tempat anda menunjukan jati diri.
4. Desain vector memungkinkan adanya eksplorasi terhadap bentuk dan elemen-elemen desain yang sekiranya tidak bisa ditemukan pada peng-editan image bitmap. Sebuah ilustrasi memberi seseorang desainer keleluasaan untuk membentuk dan meng-edit-nya, sesuai dengan imajinasi dan teknik yang dimilikinya. Batasan yang ada hanyalah soal kreatifitas.

Tool Coreldraw

Tool yang digunakan dalam Coreldraw dan fungsinya

Macam-macam Toolbox CorenDRAW X3 dan Fungsinya. Toolbox merupakan kumpulan tombol yang digunakan untuk membuat dan memodifikasi objek. Secaradefault toolbox terletak di bagian kiri dan lembar kerja. Dengan fasilitas toolbox, Anda dapat memodifikasi, seperti mengubah bentuk objek, mendistorsi objek, mewarnai objek, dan memberi efek-efek tertentu. Tombol-tombol yang berada dalam toolboxada yang mempunyai subtombol, ada pula yang tidak. Tombol yang ada tanda panah di sudut kanan bawah dari tombol tersebut berarti mempunyai subtombol. Untuk menampilkan subtombol dalam toolbox, klik dan tahan agak lama tombol tersebut sehingga akan tampak subtombol yang ada di dalamnya.

Tabel 1.2 Ikon-Ikon pada Toolbox dan Fungsinya



Sumber: